HATTI Komda Kaltim dan Polnes Perkuat Geoteknik untuk Infrastruktur Urban di Samarinda

Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) bersama Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) Komda Kalimantan Timur menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema geoteknik dan infrastruktur urban di Samarinda pada 12–13 Juni 2024. Kegiatan diawali dengan Seminar Nasional “Geoteknik untuk Infrastruktur Urban” pada 12 Juni 2024 di Polnes, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Proyek Terowongan Samarinda pada 13 Juni 2024.

Seminar nasional yang digelar di Politeknik Negeri Samarinda ini menghadirkan para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan infrastruktur untuk membahas peran geoteknik dalam mendukung pembangunan kota yang aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui pemaparan materi dan diskusi panel, peserta diajak menyoroti berbagai isu seperti stabilitas tanah di kawasan urban, fondasi untuk bangunan bertingkat, tantangan pembangunan infrastruktur di atas tanah lunak, hingga mitigasi risiko bencana terkait tanah dan lereng.

HATTI Komda Kalimantan Timur berperan sebagai mitra strategis dalam kegiatan ini dengan menghadirkan jejaring ahli teknik tanah yang berbagi pengalaman dari berbagai proyek konstruksi di wilayah Kalimantan Timur, termasuk jalan, jembatan, terowongan, serta infrastruktur pendukung kawasan Ibu Kota Nusantara. Melalui forum ilmiah seperti seminar nasional, HATTI membantu memastikan praktik terbaik geoteknik diterapkan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek, sehingga kualitas dan keselamatan infrastruktur dapat meningkat.

Sebagai pelengkap penguatan materi di kelas dan forum ilmiah, Polnes dan HATTI Komda Kaltim menyelenggarakan kunjungan lapangan ke Proyek Terowongan Samarinda pada 13 Juni 2024. Terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap ini merupakan terowongan jalan pertama di Kalimantan dan menjadi proyek strategis untuk mengurai kemacetan serta meningkatkan konektivitas di Kota Samarinda. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Polnes memperoleh penjelasan langsung mengenai metode konstruksi terowongan, kondisi tanah setempat, pengendalian stabilitas lereng, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lapangan.

Rangkaian seminar dan kunjungan proyek ini menunjukkan peran nyata HATTI Komda Kaltim dalam mendukung pengembangan SDM dan penerapan ilmu geoteknik pada proyek-proyek konstruksi di Kalimantan Timur. Bagi Politeknik Negeri Samarinda, kolaborasi ini sekaligus memperkuat link and match antara kurikulum Teknik Sipil dengan kebutuhan industri, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga terpapar langsung pada tantangan teknis dan praktik terbaik di proyek infrastruktur urban.