PILAR: Sipil Mengajar, Menyalakan Harapan di Dusun Sungai Tempurung

PILAR — Sipil Mengajar merupakan salah satu program pengabdian yang digagas Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil (HMJTS) Politeknik Negeri Samarinda sebagai wujud nyata berbagi ilmu dan kepedulian sosial kepada masyarakat. Berangkat dari keyakinan bahwa sebaik-baiknya ilmu adalah yang memberi manfaat, kegiatan ini mengajak mahasiswa untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan berbagi dengan tulus tanpa pamrih.

Pada tanggal 28–29 Juli 2025, bersamaan dengan pelaksanaan Bina Desa di Dusun Sungai Tempurung, Kecamatan Anggana, Divisi PSDM – Pengembangan Sumber Daya Masyarakat bersama pengurus HMJTS POLNES menyelenggarakan kegiatan Sipil Mengajar di SDN 018 Anggana. SD ini merupakan salah satu sekolah dasar di wilayah pesisir yang menjadi lokasi pendampingan dan penguatan motivasi belajar bagi siswa-siswi setempat.

Melalui Sipil Mengajar, mahasiswa Teknik Sipil berupaya menyalurkan ilmu, semangat, dan inspirasi kepada adik-adik sekolah dasar. Kegiatan diisi dengan pembelajaran tematik yang menyenangkan, pengenalan sains dasar dan lingkungan, permainan edukatif, serta sesi motivasi untuk menumbuhkan cita-cita dan rasa percaya diri anak-anak. Mengajar dalam konteks ini tidak hanya dimaknai sebagai upaya mentransfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang untuk menyalakan harapan, membangun karakter, dan tumbuh bersama masyarakat.

Interaksi hangat antara mahasiswa, guru, dan siswa selama dua hari kegiatan menciptakan suasana belajar yang akrab dan penuh keceriaan. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi laboratorium sosial yang berharga untuk belajar berkomunikasi, memimpin, dan berempati; sementara bagi siswa, kehadiran kakak-kakak dari kampus membuka wawasan tentang pentingnya pendidikan dan peluang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Melalui program PILAR — Sipil Mengajar yang terintegrasi dengan kegiatan Bina Desa, HMJTS dan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Samarinda berharap dapat terus menebarkan semangat membantu dan membangun dari desa, sekaligus menumbuhkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya. Karena perubahan besar kerap berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan hati yang tulus.